W207

Situs yang Bagus, Apa Kriterianya?

Situs yang Bagus, Apa Kriterianya?

Situs perusahaan kini semakin lazim dimiliki setiap perusahaan – apalagi perusahaan berskala besar – seperti layaknya sebuah kartu nama. Membuat situs itu gampang-gampang susah. Gampang, karena kini banyak desainer situs lepasan yang dengan senang hati dapat membantu Anda. Namun, dalam prosesnya bisa menjadi susah jika situs Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Lalu apa kriteria situs yang bagus dan baik?

Apakah Anda memerlukan situs?

Beberapa usaha kecil dan menengah memanfaatkan situs hanya sebagai sarana penyediaan informasi produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen dan calon konsumen mereka. Namun beberapa perusahaan lain justru menggunakan situs untuk sekaligus juga menjual produk/jasa dalam jaringan (secara online).

Sebelum Anda memutuskan untuk membuat situs, pikirkanlah sejak awal apa tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda, karena situs yang baik harus mampu memenuhi tujuan Anda dan berkembang sejalan dengan perkembangan perusahaan Anda.

Kemudahan Navigasi

Dalam proses desain, jangan mudah tergoda pada contoh-contoh situs yang indah, bergerak-gerak dan memakai musik misalnya. Kunci utama sebuah desain adalah mudah, fungsional dan konsisten bagi pengguna. Tidak ada gunanya memasukkan berbagai fungsi ke dalam situs Anda jika akhirnya justru membingugkan pengguna.

Situs yang didesain dengan baik akan tampak mudah di mata pengguna ketika mereka harus mencari informasi yang dibutuhkan. Konsistensi desain, bahasa dan elemen di setiap halaman sangatlah penting agar pengguna tidak merasa tersesat ketika harus berpindah halaman.

Situs adalah ruang tamu perusahaan Anda atau perpanjangan tangan bisnis Anda yang dapat mempengaruhi kesan pertama calon konsumen Anda. Jadi selayaknya sebuah situs harus mampu memberikan kehangatan namun berkesan profesional.

Mengembangkan Konten

Menulis konten untuk sebuah situs adalah suatu seni tersendiri karena mayoritas pengunjung situs tidak membaca, tapi hanya memindai konten dan memilih konten yang relevan dengan dirinya. Pengunjung situs umumnya ingin serba cepat dan instan. Mereka tidak suka membuang-buang waktu membaca hal-hal yang tidak ada hubungannya. Jika sebuah situs memiliki sistem navigasi yang buruk maka besar kemungkinan situs tersebut tidak akan dikunjungi lagi.

Jadi isi konten sebuah situs harus singkat, memikat, langsung pada tujuan, relevan dengan pembaca namun tetap sejalan dengan tujuan perusahaan. Gunakanlah gaya bahasa dan terminologi yang sama dengan sasaran pengguna situs Anda. Tidak gunanya menggunakan bahasa Inggris jika pengguna situs Anda mayoritas lebih suka berbahasa Indonesia.

Pengelolaan Konten

Sebagus apapun isi konten, situs Anda harus dimutakhirkan secara berkala karena bergesernya tren pasar, peluncuran produk baru atau perubahan perekonomian. Itu sebabnya penting bagi Anda untuk memiliki karyawan yang bertugas mengelola dan memutakhirkan konten setiap saat.

Ada 2 jenis situs, yaitu situs statis dan situs dinamis. Situs statis lebih murah biayanya namun jika Anda harus memutakhirkan kontennya Anda harus menghubungi lagi pengembang situs Anda untuk melakukan pemutakhiran yang Anda butuhkan. Jika konten Anda memerlukan pemutakhiran berkala maka situs dinamis adalah pilihan yang lebih tepat. Dengan sistem ini maka Manajer Konten Anda dapat melakukan pemutakhiran konten sendiri (secara inhouse). Sedikit lebih mahal pada awal pembuatannya namun dalam jangka panjang sebuah situs yang dinamis dapat difungsikan juga untuk membangun hubungan baik antara perusahaan Anda dan konsumen Anda.

Search Engine Optimization

Ada berjuta-juta situs bertaburan di dunia maya. Jaman dulu, salah satu keberadaan sebuah perusahaan ditentukan oleh posisinya di buku kuning Yellow Pages. Kini, posisi sebuah situs sangat penting agar selalu berada di 10 hasil pencarian pertama.  Hal ini bisa dicapai dengan SEO atau Search Engine Optimization,  suatu teknik yang dapat membuat tangan-tangan mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing menemukan situs Anda.

Search Engine Optimization harus menyatu ke dalam halaman-halaman situs Anda, dan hal ini sudah harus dibicarakan dengan pengembang dan desainer situs Anda sejak awal ketika Anda memutuskan untuk membuat situs.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>